BOBOT.ID – Di balik seragam cokelatnya sebagai anggota Polres Berau, ada sosok muda yang menyimpan semangat juang luar biasa. Namanya Bripda Muhammad Adrian Syahrukh Maulana. Usianya masih muda, tapi langkahnya di gelanggang silat sudah menorehkan sejarah.

Awal Agustus lalu, di Medan, Sumatera Utara, Bripda Adrian berdiri gagah di atas matras. Dengan teknik penuh presisi, disiplin, dan mental baja, ia berhasil menundukkan lawan-lawannya dalam ajang International Indonesian Open Championship 2025. Sorak-sorai penonton pecah ketika namanya diumumkan sebagai peraih medali emas di kelas F Dewasa Putra.

Dari Seragam Polisi ke Seragam Silat

Menjadi polisi muda tak membuatnya berhenti mengejar passion di dunia olahraga. Setiap selesai menjalankan tugas, Adrian menyisihkan waktu untuk berlatih silat. “Bagi saya, silat bukan hanya olahraga. Ini adalah jati diri bangsa, sekaligus cara saya melatih kedisiplinan diri,” ungkapnya.

Perjalanan menuju podium juara tentu tidak mudah. Berlatih dengan intensitas tinggi, menjaga pola hidup sehat, dan menyeimbangkan antara tugas sebagai aparat serta peran sebagai atlet adalah tantangan yang ia jalani setiap hari.

Dukungan dari Kesatuan dan Keluarga

Capaian emas ini bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan juga bagi institusi. Kapolres Berau, AKBP Anggoro Wicaksono, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi anggotanya tersebut. “Keberhasilan Bripda Adrian adalah bukti bahwa anggota Polri juga bisa menginspirasi masyarakat lewat prestasi di luar tugas utama,” ucapnya.

Bagi Adrian, dukungan dari kesatuan dan keluarga adalah bahan bakar utama semangatnya. Ia percaya, prestasi di gelanggang silat bisa menjadi cara lain polisi mendekatkan diri dengan masyarakat, bukan hanya lewat patroli dan penegakan hukum, tetapi juga lewat kebanggaan bersama.

Menginspirasi Generasi Muda

Bripda Adrian tidak ingin berhenti di sini. Medali emas yang ia bawa pulang dari Medan hanyalah awal. Mimpinya lebih besar: mengibarkan bendera Merah Putih di ajang internasional lain, sekaligus mengajak generasi muda untuk mencintai pencak silat, warisan budaya Indonesia.

“Kalau kita tekun, disiplin, dan berani bermimpi, tidak ada yang mustahil. Silat mengajarkan saya tentang keseimbangan, bukan hanya dalam gerakan, tapi juga dalam hidup,” kata Adrian dengan senyum penuh semangat.

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Kisah Bripda Adrian bukan hanya tentang emas di arena silat, tapi juga tentang ketekunan, disiplin, dan keseimbangan hidup. Nilai-nilai inilah yang juga diyakini oleh bobot.id – bahwa setiap individu, siapapun dia, bisa menemukan kekuatan dalam dirinya untuk tumbuh, berprestasi, dan memberi dampak positif bagi sekitarnya.

Di tengah derasnya arus globalisasi, bobot.id hadir sebagai ruang inspirasi. Sama seperti Adrian yang menjaga warisan budaya lewat silat, bobot.id mengajak kita untuk menjaga nilai, meningkatkan kapasitas diri, dan menemukan cara untuk terus relevan di dunia yang berubah cepat.

 

 

Terus ikuti kisah inspiratif lainnya hanya di bobot.id dan jangan lupa follow media sosial bobot.id agar tidak ketinggalan cerita-cerita penuh makna yang bisa memotivasi langkah Anda.

📌 Tagar: #Feature #PolriBerprestasi #BobotPasPrestasiJelas #BripdaAdrian #BanggaIndonesia #bobotid #Jelas Berprestasi

 

Persiapkan DIRI Menghadapi Seleksi POLRI?

BOBOT.id
Solusi Belajar Digital ! Siap Hadapi Seleksi POLRI 2026!

Referensi Sumber :

  1. https://kaltimpost.jawapos.com/olahraga-daerah/2386429433/personil-polda-kaltim-sumbang-emas-di-kejuaraan-pencak-silat-internasional-ini-orangnya
  2. https://www.kasakkusuk.com/2025/08/11/personel-polres-berau-raih-emas-kejuaraan-pencak-silat-internasional/
Bagikan artikel ini :

Call to Action

Explore your design idea and make your entire website absolutely stunning!